Body Percussion sebagai Alternatif Pembelajaran Musik di SDN Jomblang 1

SLEMAN - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Pendidikan Seni Musik, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), melaksanakan pelatihan body percussion bagi 23 siswa kelas V SDN Jomblang 1. Kegiatan ini menjadi alternatif pembelajaran musik yang tidak bergantung pada ketersediaan alat musik. Melalui tepukan tangan, hentakan kaki, jentikan jari, dan gerak ritmis, siswa berlatih mengenali ritme, koordinasi, dan ekspresi musikal secara langsung.

Pelatihan dilaksanakan dalam empat pertemuan pada 29 Juli, 5 Agustus, 6 Agustus, dan 12 Agustus 2026. Panca Putri Rusdewanti, S.Pd., M.Pd., bertindak sebagai pemateri dengan menggunakan lagu "Suwe Ora Jamu" dan "Cik Cik Periuk" sebagai materi latihan bertahap. Ketika pola gerak menjadi lebih kompleks, tim melakukan pengulangan, menggunakan kode gerak sederhana, dan mengubah formasi menjadi lingkaran. Guru kelas V, Apriliya Wulansari, S.Pd., Gr., turut aktif memberikan contoh gerak, mendampingi siswa, dan mengondisikan kelas selama kegiatan.

Kepala SDN Jomblang 1, Endang Susilawati, S.Pd., menyambut baik kegiatan tersebut karena memberi pengalaman baru bagi siswa dan guru dalam pembelajaran musik. Ketua Tim PkM, Dr. Francisca Xaveria Diah Kristianingsih, S.Pd., M.A., menjelaskan bahwa body percussion dipilih sebagai metode yang aplikatif dan mudah diterapkan, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk menghubungkan bunyi, gerak, tempo, dan interaksi dengan teman.

Hasil evaluasi terhadap 23 siswa menunjukkan respons yang sangat positif. Indeks kepuasan mencapai 89,13 persen dengan rata-rata skor 3,57 dari skala 4, dan 96,09 persen respons berada pada kategori Setuju atau Sangat Setuju. Temuan ini menjadi masukan bagi tim untuk mempertahankan pembelajaran yang aktif serta memperkuat durasi latihan dan pengulangan pada materi yang lebih sulit.

Kegiatan dilaksanakan oleh Dr. Francisca Xaveria Diah Kristianingsih, S.Pd., M.A.; Dr. Drs. Cipto Budy Handoyo, M.Pd.; Melania Septian Desti Saraswati, S.Pd., M.Sn.; Prof. Dr. Dra. Kun Setyaning Astuti, M.Pd.; dan Lukas Gunawan Arga Rakasiwi, S.Pd., M.Pd., dengan dukungan lima mahasiswa: Gusti Muhammad Dipa Yudistira, Ramanda Dirga Pratama, Benediktus Wahyu Setyo Nugroho, Yosephine Ariella Dewi Rianni, dan Maria Chiesa Nur Widhiningtyas. Tim juga menyiapkan modul dan video tutorial body percussion sebagai bahan pendukung yang dapat digunakan kembali oleh sekolah.